Sabtu, 21 Februari 2015

Rasa Itu



Rasa itu, entahlah sejak kapan dia tumbuh dengan suburnya di dalam hatiku ? Seingat ku, aku tak pernah memeberinya pupuk ataupun menyiramnya dengan teratur. Namun, dia tumbuh dengan begitu cepat dan membuatku tak nyaman.
Rasa itu, merupakan rasa manusiawi yang pasti di miliki oleh setiap insan manusia. Tetapi, aku ingin rasa itu tumbuh di waktu dan saat yang tepat. Bukan hanya rasa yang mengisi kekosongan jiwa, yang tercipta atas hasrat dan keinginan sesaat sehingga semua yag di pikirkan seolah wajar dan mem"benar"kan perasaan itu. 
Sudah cukup lama, rasa itu tidak kurasakan. hingga akhirnya pada saat ini dia datang kembali. Aku tak tahu kapan pastinya rasa itu datang, namun di awal aku selalu menolak jika itu di sebut "Rasa itu". Aku hanya menganggap itu adalah perasaan ku  yang seolah - olah menyetujuinya.
Jika rasa itu memang benar adanya, ku harap kau bisa bersabar dan tak membuat ku terlena karena ada hal - hal yang lebih penting dari hanya sekedar memikirkan "rasa" yang belum jelas ini. Ya, rasa ini bisa tumbuh mungkin karena ruhiyah ku yang sedang menurun, fikriyah ku yang tak ku tambah, sehingga dengan mudah perasaan - perasaan itu tumbuh subur.
"Duhai hatiku, bersabarlah kelak kita akan berdamai dengan "Rasa Itu". 




Sudut kamar 22-2-15. 10:44


Senin, 05 Januari 2015

Moment When I See The World

Assalamualaikum...



Hari ini sama seperti hari biasanya, masih dalam suasana liburan semester genap, masuk kuliah masih satu minggu lagi, tetapi apa yang akan kita bagi pada catatan kecil ini ? Liburanku kali ini liburan yang biasa saja, hanya dirumah bermalas -malasan tak ada yang menarik, tetapi itu hal yang aku suka liburan dirumah, karena "gue sebenernya anak rumahan banget". ini adalah moment yang jarang banget bisa dilakuin kalo udah masuk kuliah, mengingat semester kemarin yang begitu padat jadwal, jadi kali ini aku begitu menikmati hari - hari dirumah.

Jadi apa dong yang bakal di share di Catatan kecil ini klo liburannya biasa aja ? Okedeh kita nostalgia mengingat moment 21 tahun lalu aja lah ya ^_^, yah pada hari Rabu, 5 Januari 1994, telah lahir seorang anak perempuan pertama dari pasangan yang baru menikah pada 18 Maret 1993. Baby tersebut lahir pada usia kandungan baru memasuki 9 bulan mungkin belum tepat 9 bulan, dan dilahirkan dengan bantuan balon.. wah betapa menyusahkannya ya hehe.. Lahir tanggal 5 Januari 1994 pukul 01.00 WIB, di RS Cipto Mangunkusomo Jakarta dengan berat badan 2,5kg dan panjang 48cm.. wah kecil banget ya 2,5kg kaya berat beras aja...

Foto Pada usia beberapa bulan


*Pengennya sih masang foto waktu bayi, tapi karena gak ada jadi  yang ada ajalah yaa*
Anak perempuan itu kini gak sekecil itu, dia sudah tumbuh menjadi seorang gadis putri yang gak kurus tapi gak gemuk juga sih. berkat kasih sayang kedua orang tuanya dia sudah  tumbuh besar hingga sekarang berusia 21 tahun, yaakkk ternyata saya udah tua, tapi tetep aja mainnya sama anak SD hehe,,

Di usia yang bisa di bilang gak muda lagilah yah, dan dimana sisa hidupku berkurang satu tahun, aku berharap apa yang teman - teman doakan  untuk diri ini dapat tercapai semua dan semua doa teman - teman dapat kembali kepada diri kalian juga.. terimakasih atas doa nya, kadonya, puisinya.. Gomawo :)

Harapanku yang paling penting semoga bisa segera selalu membahagiakan, membanggakan, dan memberikan yang terbaik untuk ummi dan abi, karena mereka berdualah hal yang paling berharga di dunia ini..


Catatan kecil ini ku tulis agar aku bisa selalu mengingat bagaimana perjuangan seorang ibu yang begitu luar biasa berjuang mengorbankan nyawanya hanya untuk melahirkan seorang anak ini, agar dapat melihat dunia..

Dari seorang anak yang sedang belajar menulis, mencari jati diri...
Sudut kamar 05.01.15, 23 : 59

Selasa, 23 Desember 2014

Sosok Luar Biasa

Ketika salah seorang sahabat datang kepada Rasulullah saw dan bertanya; “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku hormati?.” Beliau menjawab; “Ibumu.” Sahabat tadi kembali bertanya; “Kemudian siapa?.” Beliau menjawab; “Ibumu.” Sahabat itu kembali bertanya; “Kemudian siapa?.”Beliau menjawab; “Ibumu.” Penasaran, sahabat tadi mengulang pertanyaannya; “Kemudian siapa?.” Rasulullah saw menjawab; “Ayahmu.” (Bukhari - Muslim)
Ya, kemarin tanggal 22 Desember merupakan peringatan Hari Ibu Nasional di Indonesia, setiap negara memiliki peringatan hari ibu masing - masing. Kenapa Indonesia memilih tanggal 22 Desember ?? Mari kita kembali ke sejarah... Pada tanggal 22 Desember s.d 25 Desember 1928 di Yogyakarta, para pejuang wanita Indonesia berkumpul untuk mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I (yang pertama). Dengan bahasan utama mengenai persatuan perempuan Nusantara. Inilah awal mula yang membuat Presiden pertama kita Ir. Soekarno secara resmi menetapkan 22 Desember sebagai Peringatan Hari Ibu di Indonesia, melalui Dekrit Presiden No.316 tahun 1959.

Ada yang bilang setiap hari adalah hari ibu, tidak harus menunggu tanggal 22 Desember untuk mengungkapkan rasa sayang kita kepada Ibu. Hmm aku tidak bilang itu salah, namun ada beberapa orang yang tak terbiasa mengungkapkan rasa sayangnya kepada Ibunya, dengan adanya peringatan yang serentak dalam mengungkapkan rasa sayang kita ke Ibu mungkin membuat kecanggungan itu sedikit berubah, seperti yang aku alami.Yah mungkin ini hanya satu alasan yang aku buat untuk membenarkan argumen ku, karena kita dapat mencari seribu alasan dengan mudahnya.

Sebenarnya dalam keluarga kami juga tak dibiasakan untuk memperingati Hari Ibu, tetapi entah sejak kapan aku suka memberikan sebuah kado, ataupun sedikit surprise untuk sosok wanita yang sudah membuatku dapat melihat dunia ini. Kami bukan keluarga yang terbiasa, dan diajarkan untuk mengungkapkan rasa sayang kepada orangtua ataupun sesama saudara, karena kami menganggap tanpa ucapan - ucapan sayang kita tellah saling menyayangi dan mengasihi. Namun ku pikir tak ada salahnya juga kan tuk mengungkapkan rasa sayang tersebut meskipun tak secara langsung hanya sekadar kata - kata yang ku tulis di PM BBm atau sedikit cerita ungkapan sayang yang ku tulis melalui status facebook ?

Pada peringatan Hari Ibu di tahun 2014 ini tak seperti peringatan hari ibu sebelumnya yang ku berikan kado kecil atau pun surprise sederhana yang aku dan adekku berikan untuk bidadari tak bersayap dirumah ini, tahun ini aku hanya dapat memberikan sedikit tulisan kepada sosok wanita yang telah merwat dan mendidik ku, melalui status FB ku...

Foto Diambil Pada 22 Desember 2013

Kali ini aku akan mencoba menuliskan sesuatu yang mungkin tak sebagus penulis2 handal yang pintar dalam merangkai kata menjadi kalimat yang indah, dan menyentuh bagi pembacanya..
Ini merupakan cerita mengenai sosok wanita yang luar biasa bagiku, yang telah membuatku bisa melihat dunia ini. Yah setiap orang akan mengaggap "IBU"nya adalah sosok yang luar biasa bukan ? Tidak terkecuali diriku. 
Wanita ini begitu sabar dalam mendidik dan membesarkanku dg penuh kasih sayang hingga saat ini..
Sosok yang sangat membebaskan dan mempercayakan anaknya..
Ibu yang tak pernah mengatur dan mengekang anaknya, hingga kami mengetahui sendiri mana yang terbaik untuk kami..
Seseorang yang ku panggil "UMMI"...
 
Anakmu ini seringkali mengecewakan dan membuatmu sedih, maka izinkan aku mengucapkan terimakasih atas semuanya, maaf atas segala perbuatan dan sikap yang membuat hati ummi terluka, dan pija sayang ummi  Hanya tulisan ini yang dapat aku berikan sebagai kado Peringatan Hari Ibu kali ini... (Status FBku pada 22 Desember 2014)

Semoga catatan kecil ini dapat bermanfaat dikemudian hari dalam mengumpulkan memori -memori indah bersama orang - orang yang ku sayang ;)

*ditulis disudut kamar 24-12-14 pada 00:30*

Jumat, 19 Desember 2014

About Me

Assalamualaikum...

Actually, it isn't my first blog..
Pertama kali saya membuat blog 2010 karena ketidak tahuan saya jadi saya tidak melanjutkan dan malah membuat blog baru di tahun 2012, ini adalah blog ke-3 saya semoga menjadi yang terakhir juga hehehe...

Okee Just let me introduce my self..
Perkenalkan nama saya Hafizhah Salma tapi jangan coba merayu dengan menyayikan lagu "Hafiza" itu yaa.. Setiap saya memperknalkan diri pasti di tanya sudah hafal berapa juz ? Saya agak kurang suka di tanya hal itu karena setiap kita mempunya kewajiban menghafalkan Al-Qura'n bukan hanya yang namanya hafiz or hafizhah aja -_- dan orang tua saya menamai hafizhah artinya pemelihara/ penjaga coba deh kalian liat di Al-Qura'n terjemahan perkata disana saya melihat artinya adalah pemelihara, dan ketika di tanya ke ortu ya memang arti dari nama saya pemelihara yang selamat.. tapi insha Allah saya juga akan belajar menghafalkan al-Quran :)

Saya anak pertama dari dua bersaudara, walaupun di awal melihat pasti tak ada yang percaya kalo Saya adalah anak pertama, karena banyak yang mengatakan Saya adalah anak yang "manja"...
But, it isn't big problem for me, karena saya mengakui kalo saya emang manja, masalah buat lo ?? heheh

Sekarang saya baru memasuki semester 6 di Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya, entah mengapa saya memilih jurusan ini, sebelumnya saya bukan berasal dari SMA tetapi dari Sekolah kejuruaan yang di bidang Tata Boga atau masak - masak, tapi jangan tanyakan masakan apa yang bisa saya masak karena sebenarnya setiap orang bisa memasak asal ada resep dan kemauan hahah..

Apalagi yang mau kalian ketahui tentang diri ini ?  langsung chat pribadi aja yaa heheh..
sekian perkenalan kita di blog pertamaku ini

di tulis di sudut kamar 20.12.14 pada 10:14